Assalamu’alaikum Wr Wb…
Teman-teman… saya ingin berbagi cerita,… cerita ini bukannya bersifat Riya’… cerita ini saya ceritakan sungguh-sungguh dari lubuk hati saya yang paling dalam… semoga teman-teman yang belum pernah menginjakkan kaki ke tanah suci agar termotivasi untuk pergi kesana…Alhamdulillah semua teman-teman saya doakan ditempat yang multazam agar diberikan kesempatan untuk beribadah disana,….
Saya istilahkan perjalanan umroh saya adalah “Kado Istimewa dari Allah”… Subhanallah soalnya tanpa disengaja perjalanan ini bertepatan dengan Ulang Tahun saya….
Kado Istimewa dari Allah
Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk melakukan ibadah umroh di awal ramadhan ini,… saya tidak bisa berkata apa2 tentang perjalanan ini,.. saya hanya banyak berucap syukur Alhamdulillah Allah telah memberikan kesempatan buat saya untuk berkunjung ke Baitullah Nya,…
Saya pergi umroh bersama dengan ESQ Tour pada tanggal 10 Sept 2007.
Sebelum berangkat kami diberi pengarahan oleh bapak Ary Ginanjar,… betapa hina dan kotornya kita ingin menginjakkan kaki di Tanah Suci. Kami terlalu hina mengunjungi tanah suci,… kami merenung bersama.. Sudah suci dan pantaskah hambamu ini menginjakkan kaki di tanahmu yang suci,….tanpa terasa air mata kami bercucuran,.. kami merasa sehina-hinanya manusia yang belum punya apa2 yang belum siap menghadap jika sewaktu waktu Allah meminta kami kembali kepada Nya,… Semua serba kotor, semua serba hina…..Ya Allah, sucikan hati kami,… Bersihkan hati kami, sebelum kami menginjakkan kaki di tanah sucimu…
Tepat jam 16.00 kami berangkat dari Soekarno Hatta ke King Abdul Aziz. Selama kurang lebih 9 jam perjalanan kami tempuh.
Saya tidak bisa tidur, karena saya berpikir apakah saya sanggup menjalani ibadah dengan baik sedangkan hambamu ini berlumuran dengan dosa, dosa yang terlalu berat saya pikul,... Tapi keyakinan Allah pasti akan menolong saya yang membuat saya bisa yakin bisa menjalani semua ibadah yang saya jalani....
Sesampainya di Jedah (Pukul 8.30 malam, ada perbedaan waktu di Indonesia, di Jedah agak lambat 4 jam dari WIB) kami istirahat di hotel Holiday Inn,.. Kota Jedah merupakan kota metropolitan di Arab Saudi,… Sama halnya kota metropolitan yang lainnya,kehidupan modern terlihat di kota ini,..
Keesokan harinya tanggal 11 Sept 2007 kami melanjutkan perjalanan ke kota Madinah tepat pukul 9 pagi, perjalanan ditempuh selama 5 jam, Subhanallah ternyata tanpa kami sadari tepat tanggal 13 Sept tahun 600 an Masehi yang lalu Rasulullah hijrah ke kota Madinah,.. dalam perjalanan ke Madinah saya liat kanan kiri dari Jalan merupakan padang Pasir yang gersang dan panas sekali, kira2 panas disana mencapai 38 – 40 oC, Dalam perjalanan Bpk Ary Ginanjar memberikan makna hijrahnya Rasul ke Kota Madinah, yang bertujuan untuk melarikan diri dari kejaran kaum kafir. Kaum kafir yang mengejar pada waktu itu dikenal cukup cerdik dan bisa membaca jejak langkah kaki yang ditinggalkan di padang pasir tersebut. Rasul tidak kalah pintar dari mereka, beliau berjalan memilih menginjak bebatuan dan jika tidak ada bebatuan dia berjalan sambil berjingkit,... tak terasa air mata ini bercucuran membayangkan Rasulullah berjalan seperti itu dimana kondisi di luar cukup panas,.. tak terbayangkan bagaimana menderitanya Rasul pada waktu itu,.. kami membandingkan perjalanan kami dengan beliau, kami ke Madinah menggunakan bis yang full AC... Ya Allah betapa tulus dan ikhlasnya perjuangan Rasul, demi umat nya beliau rela berkorban....Adakah selama ini kami menjadikan beliau panutan?,.... kami merasa malu ya Allah, malu tidak bisa meneruskan perjuangan beliau... bahkan dikehidupan dunia, kami mengidolakan manusia biasa dan tidak menjadikan beliau idola bagi kami.... ya Allah,.... ampuni kami ya Allah,... kami berjanji akan mengikuti jejak beliau sebagai wujud cinta kami kepada Mu ya Allah,.... Siangnya jam 2 siang kami istirahat di mesjid Quba untuk melakukan shalat Dhuzur dan Ashar yang kami Jama’ Takdim... setelah itu kami ke kebun kurma,... di kebun kurma itulah Rasulullah beristirahat,....kami makan siang dan dilanjuti dengan belanja kurma, soalnya kurma Madinah sangat terkenal dan sangat murah dibanding dengan kota Mekkah.
Jam 5 sore kami sampai di hotel Haritty Madinah,… kami siap2 untuk shalat maghrib di mesjid Nabawi… mesjidmu yang Agung Ya Allah,.. di mana kekasihmu Rasulullah disemayamkan di sana,...Kesan pertama saya masuk Mesjid Nabawi adalah begitu sejuk udara di sana,... padahal di sana tidak ada AC,....
Alhamdulillah kami tidak menyia-yiakan kesempatan kami di Madinah untuk shalat di mesjid Nabawi,... Shalat Fardhu maupun shalat sunnah sebisa mungkin kami kerjakan di masjid Nabawi,.. soalnya jarak antara hotel dan masjid cukup dekat,.. kami hanya berjalan kaki untuk ke masjid Nabawi,....untuk suasana kota Madinah cukup panas namun udaranya cukup segar,... meskipun pada saat itu merupakan musim panas.
Tanggal 12 Sept 2007 rombongan kami diberi kesempatan untuk mengunjungi Raudah (makam Nabi Muhammad SAW), ada perbedaan antara pria dan wanita disini,... untuk kaum pria diberi kebebasan untuk mengunjungi Raudah, sedangkan untuk wanita di beri waktu dari jam 8 – 10 pagi dan sehabis dzuhur – jam 2 siang,...
Alhamdulillah berkat badan saya yang kecil saya terbawa arus sampai ke saf depan karena desakan jemaah wanita dari negara Turki dimana postur tubuh mereka cukup besar,..saya sempat melakukan shalat tahiyatul masjid, shalat dhuha dan shalat hajat,.. Raudah merupakan salah satu tempat yang doanya diijabahkan oleh Allah.... Alhamdulillah saya sudah melampaui dan menjalaninya dengan mudah tanpa halangan apapun....
Malamnya kami bersiap-siap untuk melaksanakan shalat tarawih di mesjid Nabawi,... namun ada musibah yang mungkin dari perbuatan saya sendiri yang tidak terkendali,... saya tidak bersyukur sudah ditolong oleh wanita Turki yang menolong saya di Raudah,... malah saya mengomel dan mengumpat mengatai mereka berbadan besar dan berbau badan tidak enak,....akibatnya sehabis maghrib saya haid,... saya sedih,... karena tidak bisa mengikuti malam tarawih pertama di masjid Nabawi,...saya langsung meminum obat primolut dengan dosis yang agak banyak dan saya ambil wudhu untuk shalat taubatan nasuha, memohon ampun atas segala perbuatan yang saya lakukan dan setiap wanita Turki yang melintas dihadapan saya, saya salamin untuk meminta maaf,... subhanallah,.... dengan ijin Allah,... saya tidak haid dan bisa melaksanakan puasa pertama di Madinah dan melakukan ibadah sebagaimana mestinya.....
Tanggal 13 Sept 2007 merupakan hari pertama puasa,... saya tidak berhenti mengucap syukur kepada Allah,... karena dapat mengikuti ibadah di hari pertama puasa,.... kesan saya puasa di Madinah tidak terasa sama sekali,... soalnya kami isi dengan kegiatan ibadah,... seandainya saya bisa hitung2an dengan Allah mengenai pahala di bulan suci ramadhan dikota madinah,.... bisa kita kalkulasi setiap sekali shalat sunah ataupun wajib di mesjid Nabawi kita mendapatkan pahala sebanyak 10.000 kali,.. belum jika kita shalat secara berjama’ah kita mendapatkan pahala sebanyak 27 kali,... belum lagi ibadah ini kita lakukan di bulan Ramadhan kita mendapatkan pahala 70 kali pahala,... bisa kita kalkulasi secara kasar jika kita sekali shalat secara jemaah di mesjid Nabawi = 27 x 70 x 10.000 = 18.900.000 pahala sekali shalat..Subhanallah.. tapi itu semua belum cukup untuk menghapus dosa hambamu ini,.. hambamu ini membawa dosa yang begitu besar dan terlalu berat untuk dipikul,.... hambamu ini terlalu banyak berbuat dosa,......Alhamdulillah selama di Madinah saya selalu menyempatkan diri shalat sunah atau shalat fardhu di Masjid Nabawi... bukannya saya ingin berburu pahala yang begitu besar,... tapi saya malu dengan Allah,... malu karena pahala yang diberikan oleh Allah tidak cukup menghapus dosa yang saya perbuat,.....
Oia... hampir lupa... shalat tarawih disana 23 rakaat, 20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir .... setiap malam bacaan shalat sehabis surah Al-Fatihah adalah bacaan Al-Quran sebanyak 1 Juz (1 juz dibagi dengan 20 rakaat tarawih).... bayangin aja bagaimana shalat tarawih di sana,...
Tanggal 14 Sept 2007 kami berziarah ke Bukit Jabal Uhud untuk menapak tilas perjuangan Rasulullah,... diperang uhud inilah 70 sahabat rasulullah meninggal secara sahid termasuk sahabat Rasul : Hamzah yang terkenal dengan julukan Singa Padang Pasir,...Di sini Pak Ary Ginanjar menjelaskan betapa berat perjuangan beliau,... satu persatu sahabat yang membela beliau gugur di medan perang.....tak terasa pula air mata ini berlinang... membayangkan kesedihan beliau melihat sahabat2 beliau mati sahid secara menggenaskan... ada budak dari kaum kafir yang bernama Hindun mengalungkan anggota tubuh (hidung, mata, telinga, tangan) dari sahabat nabi yang gugur... Hindun malah menari-nari bagaikan mengalungkan sebuah perhiasan yang terbuat dari permata... Astaghfirullah..... Ada orang yang tega sampai segitunya....
Sehabis renungan di Jabal Uhud kami ke bukit maghnet.... di sini kami melihat keajaiban Allah,... di dunia selain di Madinah, di Jepang dan di Australia juga ada bukit maghnet,.. namun panjangnya hanya 1 KM,.. konon katanya yang di Madinah merupakan yang terpanjang di dunia yaitu : 7 KM,...di bukit magnet bis yang kami kendarai tidak menghidupkan mesin dan RPM nya tetap menunjukkan 6 RPM,... kami lihat driver bis yang kami tumpangi tidak menancapkan gas, beliau hanya menginjak rem dan mengarahkan stir,.. Subhanallah,... bis bisa berjalan dengan sendirinya tanpa adanya tancapan gas,....konon jika tidak menginjak rem,... mobil bisa melaju dengan kecepatan 120 KM/Jam,.....
Tanggal 15 September 2007 perjalanan kami lanjutkan ke Tanah Haram yaitu Mekkah untuk melaksanakan ibadah Umroh,... sebelum menggunakan pakaian ihram, kami diwajibkan untuk mandi bersih dengan niat memakai pakaian ihram,... kami tidak diperkenankan menggunakan ataupun memakai make up yang beralkohol ataupun yang berbau wangi,.. Alhamdulillah Galuh telah menolong saya untuk memakai produk make up Zahra yang khusus digunakan untuk ibadah umroh atau haji, dimana produk tersebut bebas dari alkohol dan tidak berbau wangi,......Bagi Pria pakian ihramnya selembar kain yang tidak boleh berjahit dan bagi wanita pakian muslim seperti biasa, hanya wajah dan telapak tangan yang boleh terlihat,... jika ada yang terlihat selain 2 hal tersebut, kami diwajibkan membayar dam atau dendanya sebesar 1 ekor kambing... sebelum melaksanakan ibadah umroh, kami mengambil miqat di masjid Bin Ali,....setelah kami wudhu kami shalat tahiyatul masjid dan shalat sunah memakai kain ihram... setelah itu kami berniat untuk berumroh dengan dipandu Muthalib kami,... dalam perjalanan kami tersebut kami mengucapkan ” La baik Allahuma Labaik................” Ya Allah kami datang memenuhi panggilanmu.... tak terasa pula air mata ini kembali bercucuran.... rasanya sedih sekali menghadap zat yang maha suci dengan diri dan hati yang hina.... (jadi teringat lagunya Raihan tentang haji)... Perjalanan kami tempuh dengan memakan waktu 5 jam,... tepat jam 4 sore sehabis shalat Ashar,.. kami melakukan ibadah umroh,... dimulai dengan Tawaf,... Subhanallah,... saya tidak bisa berkata-kata,... saya hanya bisa terdiam memandang Ka’bah yang sekarang berada tepat didepan saya,... biasanya Ka’bah hanya bisa saya liat di sajadah,.. saya tidak percaya.. Ya Allah terima kasih engkau telah memberikan kesempatan untuk memandang Baitullah Mu,....setelah melakukan ibadah Tawaf,.. kami berdoa di makam Nabi Ibrahim... konon katanya berdoa di Makam Ibrahim doa kita Insya Allah di ijabahkan oleh Allah,.....setelah itu kami Sai dari bukit Safa ke Marwah... baru 6 kali putaran Adzan Maghrib berkumandang,... kami berhenti dulu untuk berbuka puasa dan shalat maghrib,.. setelah itu kami lanjutkan kekurangan Sai nya,... setelah Sai selesai dilanjutkan dengan tahalul,.....
Malamnya kami shalat Isya dan Tarawih di Masjidil Haram..... lagi2 kalau kita mau kalkulasi secara kasar (seperti kalkulasi perhitungan kasar di atas)untuk pahala yang kita peroleh jika kita sekali shalat di Masjidil Haram pahala yang kita dapatkan adalah 100.000 pahala, 27 x 70 x 100000 = 189.000.000 pahala sekali shalat,... Subhanallah... lagi2 saya tidak bisa ber-kata2,... hanya air mata yang berbicara... ya Air mata inilah yang menjadi saksi atas kehinaaan dan kerendahan diri hambamu ini,.....pahala yang Engkau janjikan tidak akan cukup menghapus dosa saya,...
Tanggal 16 September 2007 pukul 8 pagi kami mendapatkan sharing dari Pak Ary Ginanjar,.. beliau menjelaskan dan menerangkan manfaat dari Tawaf, Sai dan Tahalul,....Astagfirullah.... setelah kami mendapatkan makna dari ibadah umroh sesungguhnya,.. betapa egoisnya hambamu ini,... hambamu ini berdoa se-olah2 doa tersebut bersifat mendikte Allah,... seolah-olah jika Allah tidak mengabulkan doa kami,.. Allah tidak mencintai kami,... bukankah di Surah Al Baqarah : 216 Allah berfirman : ”.....Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui ” ...... padahal “Sesungguhnya, setelah kesulitan itu ada kemudahan.” (al-Insyirah: 5)……Dari Pak Ary saya tau makna Tawaf, makna Sai dan makna dari ibadah Umroh..... saya berjanji akan berdoa dengan sepenuh hati dan menyerahkan semuanya kepada Allah,... biarlah Allah yang menentukan yang terbaik buat saya,........Malamnya setelah tarawih kami pergi mengambil miqat untuk melaksanakan ibadah umroh yang kedua,... Alhamdulillah ibadah yang kedua ini saya melakukan dengan khusyu,.. saya sempat berdoa di Hijr Ismail dan Makam Ibrahim... dikedua tempat tersebut merupakan tempat yang multazam untuk berdoa,...... tidak lupa pula saya doakan buat teman2 yang belum pernah ke berkunjung ke tanah suci sekalian saya doakan semoga diberi kemudahan langkah untuk mengunjungi Baitullah..
Tanggal 17 Sept 2007 tepatnya jam 23.00 kami beserta rombongan ada acara renungan di Padang Arafah,... kembali lagi air mata ini bercucuran soalnya besok pagi rombongan kami mau meninggalkan kota Mekkah,... rasanya berat kaki ini melangkah untuk meninggalkan kota Mekkah.... sepertinya amal ibadah kami belum cukup untuk menghapus dosa-dosa kami,.... tepat di atas padang Arafah yang kami tempati adalah Jabal Rahmah tempat dimana Nabi Adam bertemu dengan Siti Hawa... tempat ini adalah salah satu tempat yang Multazam untuk berdoa... khususnya untuk yang menginginkan jodoh (seperti saya) atau yang menginginkan rumah tangganya langgeng di sini lah tempatnya,.....
Tanggal 18 September 2007 kami menjalankan ibadah umroh yang ketiga..... sekaligus kami melakukan tawaf Wada yaitu tawaf perpisahan,...umroh yang ketiga ini cukup berat buat saya,.. karena dilakukan pada jam 10 – habis dzuhur... teman2 bisa bayangin betapa panasnya... Alhamdulillah saya bisa menjalankannya dengan khusyu,.. tepat jam 3 sore rombongan kami meninggalkan Mekah menuju Jedah.... kami terlihat lelah,.. dalam perjalanan kami hanya tidur... teman2 bisa bayangkan selama di Mekah saya hanya tidur 2 jam per hari,.. yang lainnya alhamdulillah saya melakukan ibadah.....Bahkan Alhamdulillah di kota Mekah juga saya tidak ada waktu buat Tawaf di Pasar Seng,....saya hanya sempat membeli Al-Quran untuk di wakafkan di Masjid Masjidil Haram....
Tepat jam 5 Sore kami sampai dikota Jedah... sambil menungu maghrib,.. kami istirahat di mesjid terapung dekat laut merah.....disini kami photo bersama rombongan sebagai kenang2an kebersamaan kami.......
Kami malamnya istirahat di Hotel Holiday Inn Jedah... sehabis tarawih kami mau Tawaf… tapi Tawafnya bukan mengelilingi Ka’bah… melainkan ke Toko Amir… Toko ini sangat terkenal dengan Parfum nya… di jamin Asli…. Kalau boleh di kalkulasi harganya separoh harga dari Tanah Air... dan jika kita belanja parfum di sana... Oleh Tuan Amir yang punya Toko,.. kami disuguhkan semangkuk Bakso,... wah rasanya lahap buanget ....soalnya sudah hampir 10 hari kami makan makanan timur tengah,..... Oia saya lupa memberitahu... baik di Madinah, Mekkah atau Jedah toko mulai buka jam 10 malam – jam 4 Subuh... jam sisanya toko pada tutup........ tepat jam 2 subuh selesai Tawaf......kami kembali ke hotel untuk istirahat,sebelumnya kami pengen ngerasain KFC nya Arab... ternyata eunak tenan... apalagi jus buahnya yang di botol.... wah rasanya beda dengan di Indonesia... rasa buahnya terasa,....sesampainya dihotel kami makan.. sebenarnya jam 3 sudah waktunya sahur.. tapi entah kenapa mata ini rasanya beraaatttt ..... kami tertidur dan tanpa sengaja sudah pagi... kira-kira jam 6 pagi... Astaghfirullah... saya belum shalat subuh... cepat2 saya ambil wudhu dan mulai shalat subuh,....(kebayang rasa letih kami seperti apa),....habis itu kembali tidur lagi...he...he...he...... tepat jam 12 siang kami bangun dan siap2 untuk shalat Dzuhur kami Jama dengan shalat Ashar,....jam 3 sore kami siap2 meninggalkan kota Jedah menuju Airport King Abdul Aziz sebelumnya seperti biasa kami menghabiskan waktu di pinggir laut merah untuk menunggu waktu berbuka,...tepat sehabis maghrib pesawat garuda take off ... kami mau kembali ke tanah air......Wah rasanya kurang hari yang kami lewati.....selama dalam perjalanan pulang,.. kami hanya tidur dan tidur aja... soalnya badan pada pegel semua,....
Tanggal 20 September 2007 tepat pukul 11.30 kami sampai ke Tanah Air..... Ada rasa Haru… ada rasa sedih… semua jadi satu………Akhirnya ibadah Umroh yang saya lakukan sudah saya lewati,.. meskipun ada beberapa halangan Alhamdulillah kami bisa melewatinya… semuanya bukan dari pertolongan siapa2 melainkan atas pertolongan dan kehendak Allah,…
Teman2… demikianlah sekelumit cerita dari saya,.. semoga dapat berguna. Amien Ya Rabbal Alamin.....